Skip to content


PERUBAHAN MODAL SOSIAL SEBAGAI DAMPAK PEMBANGUNAN JEMBATAN SURAMADU (Studi Kasus Pada Masyarakat Petani Madura yang Beralih Pekerjaan ke Sektor Informal di Kawasan Suramadu Sisi Madura)

Abstrak

Sri Hidayati, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Desember 2011. Perubahan Modal Sosial Sebagai Dampak Pembangunan Jembatan Suramadu (Studi Kasus Pada Masyarakat Petani Madura yang Beralih Ke Sektor Informal Di Kawasan Suramadu Sisi Madura). Komisi Pembimbing : Promotor Prof. Dr. Ir. Keppi Sukesi, MS. Ko-Promotor : Prof. Dr. Ir. Sanggar Kanto, MS, Ko-Promotor : Dr. Ir. Yayuk Yuliati, MS

Penelitian ini didorong oleh realitas empirik bahwa modal sosial dapat bermanfaat dalam kehidupan baik bermasyakat, berbangsa maupun bernegara, bahkan dalam dunia usaha. Namun modal sosial bukan sesuatu yang stabil tetapi selalu mengalami perubahan baik itu menuju ke arah perkembangan maupun penurunan. Bahkan modal sosial bisa menghilang. Dengan dibangunnya jembatan suramadu ternyata berpengaruh terhadap perubahan modal sosial pekerja sektor informal yang semula dari petani terutama yang berada di kawasan suramadu sisi Madura terutama dari desa Pangpong, Sukolilo Barat, Morkepek dan Ba’engas. Adapun tujuan penelitian adalah (1) Mendeskripsikan profil pekerja sektor informal di kawasan suramadu sisi Madura, (2) Menganalisis perubahan modal sosial pada masyarakat Madura pekerja petani yang beralih ke sektor informal di kawasan suramadu sisi Madura, (3) Menganalisis faktor penyebab terjadinya perubahan modal sosial pada masyarakat petani yang beralih ke sektor informal di kawasan suramadu sisi Madura, (4) Menganalisis bentuk perubahan modal sosial pada masyarakat petani yang beralih ke sektor informal di kawasan suramadu sisi Madura. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus (mikro subjektif) dengan menggunakan teknik analisis Mils dan Haberman. Cara pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan FGD (Focus Group Discussion). Penelitian ini mendapatkan temuan-temuan sebagai berikut : (1) Dibangunnya jembatan suramadu mengakibatkan terjadinya perubahan modal sosial terutama bagi masyarakat di sekitar kawasan suramadu sisi Madura yang bekerja sebagai petani berpindah ke sektor informal. Perubahan modal sosial tersebut menuju ke arah perkembangan maupun penyusutan (positif-negatif). (2) Terjadinya perubahan modal sosial disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. (3) Bentuk perubahan modal sosial berlangsung secara evolusi (bertahap) sejalan dengan pembangunan Suramadu. Bagi Bidang Akademik perlu adanya muatan mata kuliah modal sosial pada semua jurusan. Bagi peneliti ( Ilmuan ) perlu adanya penelitian lanjutan. Bagi pembuat kebijakan atau perencana pembangunan lembaga pendidikan perlu melakukan sosialisasi dan refitalisasi modal sosial dimulai dari pemuatan nilai-nilai sosial dan budaya yang terkait dengan modal sosial pada kurikulum pendidikan mulai TK sampai dengan Perguruan tinggi. Bagi perencana pembangunan hendaknya dalam membangun Madura tidak saja berorientasi pada insfrakstruktur semata tetapi juga memperhatikan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan peluang pekerjaan yang akan berkembang di kawasan suramadu serta membekali modal sosial

Kata kunci : Perubahan, Modal Sosial, Sektor Informal, Jembatan Suramadu.

Posted in Disertasi.